Phone: +01 256 25 235

email: LAjobs@gmail.com




...

Menaker Ida Fasilitasi Tuntutan APINDO dan Serikat Pekerja Soal Pengesahan RUU PKS

Jakarta--Wakil Ketua DPR RI Bidang Kesejahteraan Rakyat (Korkesra) Muhaimin Iskandar menerima surat pernyataan komitmen bersama tentang tuntutan untuk mempercepat pembahasan dan pengesahan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS)  menjadi UU PKS.

Penyerahan komitmen bersama yang ditandatangani oleh Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Hariyadi B.Sukamdani dan pimpinan  Konfederasi Serikat Pekerja/Serikat Buruh (SP/SB) tersebut difasilitasi dan disaksikan langsung Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah.

Para pimpinan SP/SB tersebut antara lain  Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI), Elly Rosita; Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea; Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Yorrys Raweyai; Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Nasional (KSPN), Ristadi; Presiden Sarikat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi), Syaiful Bahri Anshori; dan Ketua Umum KSP BUMN, Ahmad Irfan Nasution.

Wakil Ketua DPR, Muhaimin Iskandar, menilai surat komitmen bersama tersebut sebagai bukti bentuk dukungan RUU PKS, bukan hanya dari aktivis perempuan, melainkan juga dari para pejuang aktivis buruh, dan pengusaha yang bersatu. Karena salah satu lokasi rawan kekerasan seksual di tempat kerja.

"Untuk itu, tempat kerja harus kita jaga agar produktif, sehingga RUU PKS ini bisa mengurangi hingga zero accident pada kekerasan terutama perempuan," kata Muhaimin  di gedung DPR RI, Jakarta, Jum'at (30/4/2021).

Muhaimin memberikan apresiasi kepada Menaker Ida Fauziyah yang telah memfasilitasi pertemuan konfederasi SP/SB dan Apindo dengan pimpinan DPR. "Setelah ini, akan segera disampaikan ke Badan Legislasi, dan seluruh fraksi DPR dan diharapkan menjadi pertimbangan agar RUU PKS segera disahkan, " katanya.

Menaker Ida Fauziyah menilai RUU PKS sebagai upaya melindungi masyarakat termasuk pekerja/buruh yang merupakan kelompok rentan terhadap pelecehan dan kekerasan seksual baik di tempat kerja atau ketika perjalanan masuk dan pulang kerja menggunakan fasilitas umum.

"Ini harus menjadi perhatian bersama. Kejadian pelecehan dan kekerasan seksual memang dapat terjadi di mana saja termasuk di tempat tinggal para pekerja/buruh, seperti tempat kost, asrama ataupun kontrakan, " ujar Menaker Ida

Ida Fauziyah menjelaskan pelecehan dan kekerasan seksual adalah dua mata pisau yang merusak seseorang dan berdampak pada kesehatan fisik maupun mental serta kinerja seseorang di tempat kerja. "Hal ini jelas akan merugikan pekerja/buruh dan pengusaha, untuk itu negara perlu hadir memberikan perlindungan bagi rakyatnya, " katanya.

Ditegaskan Ida Fauziyah, selaku pemerintah yang menangani ketenagakerjaan, pihaknya memberikan apresiasi gerakan teman-teman Serikat Pekerja/Serikat Buruh bersama dengan Asosiasi Pengusaha yang telah melakukan Kajian tentang pelecehan dan kekerasan seksual dikaitkan dengan Rancangan UU PKS.

"Ini menunjukan komitmen dan kolaborasi yang tinggi dari unsur pekerja dan pengusaha sebagai pemangku kepentingan kunci dalam perlindungan terhadap pekerja/buruh dan keberlangsungan usaha sehingga mampu mencapai produktivitas dan kesejahteraan bersama, " ujarnya.

Biro Humas Kemnaker
 

Tampilkan Detail

...

Menaker Ida Apresiasi Pemda yang Ingin Tingkatkan Kompetensi SDM melalui BLK

Jakarta--Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, sangat mengapresiasi pemerintah daerah (Pemda), termasuk Pemda Kubu Raya dan Majene yang akan mendirikan Balai Latihan Kerja (BLK) Unit Pelaksana Teknis Pusat (UPTP) guna meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) dan menurunkan angka pengangguran.

“Kami sangat senang dengan Bupati Kubu Raya dan Bupati Majene yang memiliki perhatian untuk peningkatan kompetensi SDM melalui BLK,” kata Menaker Ida saat menerima audiensi Bupati Kubu Raya dan Bupati Majene secara terpisah di Kantor Kemnaker, Jakarta, Jumat (30/4/2021).

Menaker Ida mengatakan, peningkatan kompetensi SDM menjadi syarat mutlak agar dapat bersaing di pasar kerja, apalagi Indonesia akan mengalami bonus demografi.

“Tapi peningkatan kompetensi SDM dalam kejuruan di BLK harus disesuaikan dengan kebutuhan daerah masing-masing,” ucapnya

Ia berharap, pembangunan BLK UPTP di kedua daerah tersebut dapat berjalan dengan lancar. Jika terdapat kendala, pihaknya terbuka untuk diajak membahas segala yang diperlukan.

Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan mengatakan, pihaknya telah menyiapkan lahan seluas 5 hektare untuk pembangunan BLK UPTP dengan kejuruan agrobisnis, pertanian, perikanan, dan peternakan.

Dengan adanya BLK UPTP, Muda berharap kompetensi SDM warganya menjadi meningkat, dan keterampilannya dapat diaplikasikan untuk membangun daerahnya.

“Dengan berbagai kejuruan itu, nantinya diharapkan berdampak pada peningkatan produk-produk UMKM,” kata Muda.

Sementara Bupati Majene, Lukman menyatakan, selama ini BLK UPTD yang ada di daerahnya berjalan cukup baik. Namun dalam upaya peningkatan kapasitas BLK, ia mengharapakan status BLK Majene dinaikkan dari UPTD menjadi UPTP.

Ia pun mengaku siap menyiapkan berbagai persyaratan dan kebutuhan yang harus dipenuhi untuk peningkatan BLK dari UPTD ke UPTP.

Adapun terkait program kejuruan yang ada di BLK Majene saat ini adalah listrik, otomotif (service motor), menjahit, dan servis AC (refrigerator). Nantinya jika sudah menjadi BLK UPTPT, pihaknya akan menambah kejuruan, sehingga mencapai 10 kejuruan.

Biro Humas Kemnaker
 

Tampilkan Detail

...

Menaker Ida Minta May Day Diisi Dengan Kegiatan positif

Jakarta—Jelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) yang jatuh pada 1 Mei 2021, Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, mengingatkan kepada para pekerja/buruh dan pengusaha agar peringatan May Day tersebut diisi dengan kegiatan positif.

"Peringatan May Day tahun ini mari kita isi dengan kegiatan-kegiatan positif. Kegiatan-kegiatan yang dapat membantu dan mendukung satu sama lain, mengingat pandemi COVID-19 berdampak besar terhadap kondisi ketenagakerjaan kita,” kata Menaker Ida di Jakarta, hari Jumat (30/4/2021).

Menaker Ida mengatakan, pandemi COVID-19 telah berimbas sangat besar baik dari segi kesehatan maupun perekonomian nasional. Namun begitu, ia meminta semua pihak agar tetap menjaga sikap optimismenya.

Menurutnya, optimistis sangat penting dalam menghadapi pandemi COVID-19. Selain itu, sambungnya, kreativitas dan inovasi juga harus terus dilakukan di semua sektor untuk bangkit dari keterpurukan. Hal ini sangat penting guna mengakhiri tekanan berat bangsa agar kehidupan dapat berjalan normal.

“Memang ini merupakan tugas berat pemerintah saat ini, namun jika secara bersama-sama seluruh elemen bangsa melakukan tindakan nyata maka beban ini secara perlahan-perlahan dapat dilampaui. Kita bisa pulih bersama,” kata Menaker Ida.

Menaker Ida menjejelaskan, ada banyak inistiatif yang diambil Kemnaker dalam hal meningkatkan kesejahteraan pekerja.  Di antaranya Bantuan Pemerintah Berupa Subsidi Upah atau BSU, yang telah diberikan Pemerintah kepada pekerja yang terdampak pandemi COVID-19 pada tahun 2020 lalu.

Selain itu, berbagai program dalam hal penangangan dampak pandemi COVID-19 yang sudah, sedang, dan terus dilakukan, antara lain pelatihan vokasi dengan metode blended training, pemagangan di industri, pelatihan peningkatan produktivitas bagi tenaga kerja, sertifikasi kompetensi, penempatan tenaga kerja dalam negeri, penempatan tenaga kerja luar negeri, pelatihan wirausaha baru, inkubasi bisnis, padat karya, dan gerakan pekerja sehat.

Inisiatif berikutnya adalah kebijakan pemberian THR Keagamaan kepada para pekerja/buruh. Saya berharap stimulus ini akan menggerakkan konsumsi masyarakat, yang ujung-ujungnya berdampak bagus bagi kinerja perusahaan.

“Kita tidak akan berhenti di sini. Inisiatif lainnya akan terus saya dorong untuk segera dilaksanakan. May Day tahun ini menjadi istimewa karena ini adalah perayaan atas harapan,” kata Menaker Ida.

Selain itu, Menaker Ida mengatakan bahwa dalam mengisi peringatan May Day, seluruh pekerja/buruh harus tetap mengikuti protokol kesehatan dengan tertib.

“Situasi saat ini masih pandemi. Saya ingatkan sekali lagi agar temen-teman pekerja/buruh maupun teman-teman pengusaha yang nanti merayakan May Day agar tetap mengikuti protokol Kesehatan,” imbau Menaker Ida.

Biro Humas Kemnaker
 

Tampilkan Detail