Phone: +01 256 25 235

email: LAjobs@gmail.com




...

Menaker Ida Serahkan Paket Ramadan Bagi Driver Hingga Petugas Kebersihan Kemnaker

Jakarta--Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, menyerahkan 800 Paket Ramadan 1442 H kepada petugas keamanan, pengemudi, dan petugas kebersihan di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan. Selain itu, diserahkan juga uang santunan kepada Majelis Taklim Yatim Piatu nurul kamilah Bogor dan Pesantren Yatim Piatu At-Thoyyibah Sukabumi.

Acara pembagian Paket Ramadan dan Santunan ini diselenggarakan oleh Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemnaker di Kantor Kemnaker, Jakarta, Kamis (29/4/2021). Dalam sambutannya, Menaker Ida menyatakan bahwa petugas kebersihan, petugas keamanan, dan pengemudi memiliki peran yang sangat vital bagi kelancaran tugas-tugas para pejabat di lingkungan Kemnaker.

Oleh karenanya, penting untuk memberikan perhatian kepada para pegawai tersebut menjelang lebaran. "Yang kadang-kadang lupa tidak mendapatkan THR adalah temen-teman yang selama ini sesungguhnya sangat membantu tugas-tugas kita," kata Menaker Ida. 

"Keberadaan security, pramubakti, petugas kebersihan, driver, dan yang lainnya sangat penting dalam membantu kerja kita semua," sambungnya.

Ia pun menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para pegawai atas dedikasinya selama ini di Kemnaker. "Memang bantuan ini tidak seberapa dibandingkan dengan perjuangan bapak, ibu semua. Tapi ini tanda kasih kami, tanda cinta kami, temen-temen adalah bagian terpenting dalam pelaksanaan tugas-tugas kami di Kementerian Ketenagakerjaan," ucapnya.

Ketua DWP Kemnaker, Istiqomah Anwar Sanusi, mengatakan, acara pembagian Paket Ramadan dan Santunan dapat terwujud berkat dukungan dari berbagai pihak, khususnya Menteri Ketenagakerjaan. Ia berharap, acara bhakti sosial ini dapat terus terlaksana untuk tahun-tahun ke depannya.

"Semoga acara ini membawa keberkahan bagi kita semua," ucap Istiqomah.

Biro Humas Kemnaker 

 

Tampilkan Detail

...

Kemnaker Beri Penghargaan K3 Tahun 2021 kepada Gubernur dan Perusahaan

Jakarta--Kementerian Ketenagakerjaan memberikan anugerah penghargaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) tahun 2021 kepada gubernur dan perusahaan, Rabu (28/4/2021) di, Jakarta. Penghargaan K3 bertujuan memotivasi pemerintah daerah  perusahaan, dan pekerja untuk mengimplementasikan K3 dengan lebih baik.

Dalam penghargaan K3 2021 ini, sebanyak 16 gubernur berhasil meraih penghargaan pembina K3 terbaik, penghargaan kecelakaan nihil (zero accident) diberikan kepada 1.342 perusahaan, penghargaan program P2HIV-AIDS sebanyak 191 perusahaan, penghargaan sistem manajemen K3 (SMK3) diberikan kepada 1.616 perusahaan, dan penghargaan pencegahan dan penanggulangan Covid-19 (P2 Covid-19) kepada 512 perusahaan.

Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, mengatakan, pemberian penghargaan K3 merupakan salah satu  upaya penting karena sampai saat ini masih banyak ketidakpatuhan terhadap norma K3 yang mendorong terjadinya kasus kecelakaan kerja (KK) dan penyakit akibat kerja (PAK).

"ini merupakan upaya dalam peningkatan pengawasan K3 di lingkungan kerja  melalui langkah-langkah pencegahan, pemberian saran atau pembinaan dan deteksi dini serta penegakan hukum terhadap pelanggaran peraturan perundang- undangan K3," kata Menaker Ida.

Ia mengatakan, secara keseluruhan, peningkatan pengawasan menjadi tanggung jawab negara sebagai upaya untuk menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban bagi pengusaha dan pekerja. Keseimbangan tersebut diperlukan untuk menjaga kelangsungan usaha dan ketenangan kerja yang pada akhirnya akan meningkatkan produktivitas kerja dan kesejahteraan tenaga kerja.

Hal tersebut disebut Menaker Ida sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) yang hendak dicapai pemerintah Indonesia pada 2030, yakni pengentasan segala bentuk kemiskinan dan mempromosikan pekerjaan yang layak dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan inklusif.

"Sebab salah satu syarat bahwa pekerjaan itu dinyatakan layak adalah terpenuhinya perlindungan keselamatan dan kesehatan kerja. Ini yang harus menjadi prioritas bersama antara pemerintah. Pengusaha dan pekerja," katanya.

Ia berharap, pencapaian penghargaan K3 ini dapat memotivasi pimpinan daerah dan pimpinan perusahaan lain untuk mempertahankan kinerja K3 karena K3 merupakan investasi dan untuk menjaga keberlangsungan usaha, serta mencapai produktivitas perusahaan.

Menaker Ida  juga mengapresiasi kepada Gubernur yang telah berhasil membina usaha-usaha penerapan K3 di wilayah masing-masing, dan kepada perusahaan yang memperoleh penghargaan kecelakaan nihil, penerima penghargaan SMK3, perusahaan yang telah berhasil menyusun program pencegahan dan penanggulangan HIV - AIDS di tempat kerja, para pemeduli serta perusahaan yang telah melaksanakan upaya pencegahan dan penanggulangan COVID19.

Penghargaan kepada 16 gubernur sebagai pembina K3 meliputi :  Gubernur Jawa Timur, Jawa Barat, DKI Jakarta, Sumatera Utara, Kalimantan Timur, Banten, Jawa Tengah, Kalimantan Selatan, Sumatera Selatan, Riau, Sulawesi Selatan, Bali, DI Yogyakarta, Lampung, Jambi, dan Sulawesi Tenggara.

Biro Humas Kemnaker

Tampilkan Detail

...

Jelang May Day, Menaker Ida Minta Pekerja Patuhi Protokol Kesehatan

Jakarta--Kurang dari seminggu lagi, para pekerja dan buruh bakal memperingati peringatan Hari Buruh Internasional (May Day). Namun di sisi lain, pandemi COVID-19 belum usai, bahkan dalam 2 minggu terakhir mengalami peningkatan untuk klaster perkantoran di DKI Jakarta.

Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, mempersilakan para pekerja merayakan May Day dengan berbagai cara. Namun Menaker Ida mengingatkan agar tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Saya ingatkan temen-teman pekerja yang nanti merayakan May Day agar tetap mengikuti protokol Kesehatan,” kata Menaker Ida pada Rabu (28/4/2021) di Jakarta.

Ia tidak menginginkan para pekerja mengabaikan prokes sehingga menimbulkan klaster baru. Baginya, merebaknya kasus COVID-19 yang sedang melanda di India harus menjadi pelajaran berharga.

“Kita harus banyak belajar dari India yang melonggarkan prokes yang mengakibatkan klaster baru yang lebih dahsyat. Ini jangan sampai menimpa kita,” ucapnya.

Ia mengatakan, pada May Day 2021 ini, Kementerian Ketenagakerjaan juga ikut merayakan dengan menyelenggarakan vaksinasi bagi pengurus konfederasi dan sejumlah kegiatan sosial lainnya.

“Kami juga akan menyelengarakan May Day bersama-sama dengan serikat pekerja/serikat buruh dan APINDO sebagai unsur pengusaha. Berbagai kegiatan sosial akan kami selenggarakan sebagai bentuk kepedulian kami,” ucapnya.

Ia berharap, May Day dapat menjadi momentum penguatan kebersamaan dan persaudaraan, menjadi alat pemersatu bangsa, dan meningkatkan ketahanan sosial untuk melawan COVID-19.

Biro Humas Kemnaker
 

Tampilkan Detail